Website Iklan Tayang Selamanya
Selamat datang di situs web periklanan jaringan unikbaca.com "Semoga Hari Anda Selalu Menyenangkan!"
Setidaknya satu iklan Anda posting juga di situs web iklan ini!
Agar pengunjung atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda
📝 POSTING Hari ini DISKON 50%

Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Cara Membuat Pasport Terbaru Secara Online

Untuk membuat paspor, kita bisa mengurusnya di Kantor Imigrasi di mana saja, tidak harus di Kantor Imigrasi yang sesuai dengan alamat KTP.
Perlu untuk diketahui dan dilaksanakan bahwa kalian sebelum Kantor Imigrasi, harus sudah terlebih dahulu mengurusnya via online melalui website Imigrasi Indonesia.
Berikut ini adalah Cara Mudah Dan Murah Membuat Paspor Secara Online:

Submit Data Via Website Ditjen Imigrasi RI
Langkah pertama adalah menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mengurus paspor via online, diantaranya;
  1. Copy KTP, 
  2. Copy Kartu Keluarga, 
  3. Salah satu dari copy akte lahir/ ijazah/ surat nikah. 
Karena kita akan submit via online maka berkas-berkas tersebut harus di scan terlebih dahulu menjadi file gambar Jpeg, dan file gambar harus hitam putih atau grayscale, tidak boleh berwarna.
Baca : Cara Mendapatkan Hasil Scan Yang Baik

Selanjutnya adalah membuka situs Ditjen Imigrasi Indonesia.
Setelah itu, lihat menu di bagian atas website tersebut, arahkan kursor mouse ke
Layanan Publik >>> Layanan Online >>> Layanan Paspor Online
Klik link Layanan Paspor Online tersebut, nanti akan diarahkan ke halaman baru
Pada halaman baru tersebut kita bisa memilih menu yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Karena kita ingin membuat paspor baru, maka Anda bisa memilih menu Pra Permohonan Personal. Klik link Pra Permohonan Personal tersebut, nanti akan muncul halaman baru.
Isi formulir online yang sudah di sediakan. Pada bagian kolom “Jenis permohonan”, pilih paspor biasa, atau sesuai dengan kebutuhan Anda. Sedangkan pada bagian “Jenis paspor”, pilih saja yang 48H perorangan.
Jenis paspor 48 Halaman adalah untuk paspor UMUM untuk perorangan.
Paspor 24H perorangan adalah untuk paspor KHUSUS untuk keperluan umroh atau untuk para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri dan untuk keperluan tugas tertentu ke luar negeri masa berlaku 3 tahun.
Pada bagian kolom identitas diri, sebaiknya isi sesuai dengan KTP Anda, seperti Nama, tempat/ tgl lahir, No. KTP, dan lain-lain. Setelah formulir tersebut diisi dengan benar, klik tombol “Lanjut”, nanti akan diarahkan ke halaman lainnya.
Baca : Penjelasan Mudah Mengenai Perbedaan Pilihan Jenis Paspor 48H dan 24H

Pada halaman berikutnya, Anda akan diminta untuk meng-upload berkas pendukung seperti,
  1. Copy KTP, 
  2. Copy kartu keluarga, 
  3. Salah satu copy dari akte lahir/ ijazah/ surat nikah. 
Perhatikan urutan untuk meng-upload file pendukung tersebut. Upload file tersebut satu persatu, setelah itu klik tombol “Lanjut” yang ada di bagian bawah halaman tersebut

Anda diminta untuk memilih kantor Imigrasi tempat Anda akan mengurus paspor pada halaman berikutnya, dan juga tanggal pengurusan.
Penting untuk diperhatikan mengenai tempat dan tanggal mengurus paspor Anda, jangan sampai salah memilih.
Pilihlah kantor Imigrasi yang terdekat dari rumah Anda, dan pilih tanggal yang Anda kehendaki untuk mengurus paspor Anda tersebut. Setelah itu, klik tombol “Lanjut”.
Selanjutnya adalah proses verifikasi.
Silahkan masukkan kode gambar yang Anda lihat pada halaman tersebut ke dalam kolom yang telah disediakan. Lalu klik tombol “OK”. Lihat gambar

Sehingga akan muncul tampilan gambar seperti di bawah ini.
Yang perlu Anda lakukan adalah meng-Klik link “Bukti Permohonan”, nanti akan muncul halaman “Tanda Terima Pra Permohonan”.
Anda harus print halaman tersebut dan dibawa pada saat mengurus paspor ke kantor Imigrasi.

Proses Verifikasi Data, Foto, Wawancara & Pembayaran
Setelah melakukan submit data melalui situs Ditjen Imigrasi RI, langkah selanjutnya adalah datang ke kantor Imigrasi RI. Datanglah ke Kantor Imigrasi sesuai waktu yang tertera di “Tanda Terima Pra Permohonan”, kalau lewat dari waktu yang ditentukan maka tanda terima permohonan tersebut akan dianggap hangus dan Anda harus submit ulang.

Submit data via online lebih menguntungkan yaitu karena kita hanya perlu datang dua kali ke Kantor Imigrasi.
Kedatangan pertama untuk proses verifikasi data, pembayaran, foto dan wawancara.
Kedatangan yang kedua adalah untuk pengambilan paspor.
Sedangkan bila kita mengurus secara manual, Anda harus datang ke Kantor Imigrasi sampai 3 kali.

Kita tidak perlu membeli formulir karena diberikan secara gratis oleh pihak Kantor Imigrasi. Setelah mendapat nomor antrian, kita tinggal menunggu nomor antrian kita dipanggil oleh operator. Penyerahan berkas-berkas Asli untuk verifikasi di lakukan di Loket 2, setelah itu Anda harus membayar biaya pembuatan paspor sebesar Rp 255.000,- di loket pembayaran.
Baca : Tips Penting Saat Proses Verivikasi Data Dan Pembayaran Pembuatan Paspor

Setelah pengambilan foto dan wawancara, nanti pihak kantor Imigrasi akan menentukan waktu pengambilan paspor. Pastikan Anda mengambil paspor di hari yang telah ditentukan oleh pihak Kantor Imigrasi, jangan terlambat terlalu lama karena bila terlambat lebih dari 30 hari maka paspor Anda akan digunting alias dimusnahkan.

Pengambilan Paspor
Pengalaman, paspor bisa diambil setelah 3 hari, terhitung dari mulai proses pengajuan di kantor. Pada saat pengambilan paspor, kita bisa sedikit lebih santai dan tidak perlu terlalu terburu-buru, tapi jangan kesiangan juga.
Jangan lupa untuk membawa kuitansi bukti pembayaran atau tanda terima pengajuan paspor. Ketika Anda sampai di kantor Imigrasi untuk mengambil paspor, Anda tidak perlu mengantri lagi, langsung saja serahkan bukti pembayaran ke loket pengambilan paspor. Dan tidak lama, nama Anda akan dipanggil oleh bagian loket pengambilan paspor.
thumbnail

Prinsip Turis Yang Diutamakan Saat Travelling

Turis adalah seseorang yang melakukan perjalanan paling tidak sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi, merupakan definisi oleh Organisasi Pariwisata Dunia.
Seseorang yang bepergisn dari satu tempat atau lebih di luar tempat tinggalnya lebih dari 24 jam, tetapi tidak lebih dari satu tahun, untuk wisata, senang-senang, agama, atau bisnis juga bisa disebut sebagai seorang turis.
Berikut ini Prinsip Turis Yang Diutamakan Saat Travelling antara lain:

Prinsip Turis :
Bayar, setor badan, tinggal jalan, happy, beres, semua senang.

Jika para Backpacker dan Flashpacker lebih mengagungkan kebebasan waktu, para Turis justru tidak punya waktu banyak. Daripada repot-repot mengurusi  semua tetek bengek perjalanan, mereka lebih rela merogoh kocek dalam membayar travel agent ataupun trip organizer untuk merencanakan perjalanan mereka.

Para turis akan selalu strict  terhadap jadwal, makan yang lumayan mewah, dan tempat tidur di hotel yang paling tidak ada bintangnya.
thumbnail

Prinsip Flashpacker Yang Diutamakan Saat Travelling

Flashpacker adalah kaum penggemar jalan-jalan yang memposisikan diri di tengah-tengah 2 ekstrem, yakni Backpacker dan Turis.
Flashpacking adalah paham jalan-jalan yang memenuhi keempat karakter berikut :
  1. Self Organized : Direncanakan dan diorganisir oleh para peserta sendiri
  2. Experience Oriented : Berorientasi terhadap pengalaman atau tujuan perjalanan
  3. Value Convenience & Comfort : Menghargai kemudahan dan kenyamanan
  4. Time Conscious : Berusaha memanfaatkan waktu perjalanan dengan sebaik-baiknya
Secara profil, biasanya Flashpacker adalah kaum penggemar jalan-jalan yang memiliki pekerjaan tetap dengan tingkat penghasilan memadai (catatan : memadai tidak lantas berarti tinggi) tetapi memiliki waktu libur yang terbatas, sehingga berusaha memanfaatkan waktu perjalanannya dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan perjalanan yang berkesan atau memorable.
Berikut ini beberapa Prinsip Flashpacker Yang Diutamakan Saat Travelling antara lain:

Prinsip Flashpacker 1 :
Bebas itu harus, namun nyaman itu juga wajib

Bagi para Flashpacker, traveling yang berkesan lebih utama daripada irit, Mereka nggak akan mau merusak acara jalan-jalan dengan tidur di emperan dan resiko kemalingan. Mereka akan mencari hotel budget yang nyaman di sekitaran harga Rp 200ribuan per malam.

Prinsip Flashpacker 2 :
Daripada pergi naik Bus dan menghabiskan puluhan jam perjalanan, mending naik pesawat.

Para Flashpacker ini biasanya juga kaum muda, namun mereka kebanyakan sudah punya penghasilan sendiri (atau orang tuanya tajir). Mereka mempertimbangkan soal waktu karena dikejar persoalan kerjaan.

Prinsip Flashpacker 3 :
Agak mahal dikit naik Jeep ke Bromo nggak masalah, yang penting lihat sunrise tercapai.

Flashpacker mau bayar sedikit mahal agar experience yang mereka inginkan tercapai. Walaupun orientasi mereka pengalaman berbasis kenyamanan (halah) mereka juga nggak suka yang mewah-mewah. Bedakan antara nyaman dan mewah yaa.

Prinsip Flashpacker 4 :
Tetep stylish biar pantes diposting di social media

Selain nyaman, penampilan itu penting, kalau backpacker menyimpan baju kotor dan peralatan mandi di tas kresek, Flashpacker punya tempat khusus dong. Mereka juga bawa kamera SLR dan berbagai macam gadget untuk menunjang dokumentasi mereka. Selain untuk socmed, mereka juga biasanya jago fotografi dan memang handal mendokumentasikan perjalanan wisata.
thumbnail

Prinsip Backpacker Yang Diutamakan Saat Travelling

Backpacker adalah gaya jalan-jalan yang mengutamakan kebebasan, dan tentu saja, asas keiritan wajib diutamakan.
Biarpun dikata bebas, seorang backpacker juga memegang beberapa prinsip dalam melakukan setiap perjalanan menjelajah yang mereka lakukan.
Berikut ini Prinsip Backpacker Yang Diutamakan Saat Travelling antara lain:

Prinsip Backpacker 1 : 
Kalau dengan murah bisa ke tempat-tempat keren, ngapain harus mahal?

Backpacker sangat jarang berdiam atau stay di suatu tempat dalam waktu lama, mereka cenderung ingin mengeksplore tempat baru, tempat yang jarang dikunjungi turis, dan berinteraksi dengan orang lokal.

Prinsip Backpacker 2 : 
Kunjungi tempat antimainstream

Backpacker jarang sekali menginap di hotel. Mereka lebih memilih rumah singgah, couchsurfing, bikin tenda, atau menginap di stasiun/terminal bus. Hotel adalah pilihan terakhir mereka, itupun biasanya memilih hotel melati dengan harga seminim mungkin.

Prinsip Backpacker 3 : 
Yang penting bisa tidur, nggak peduli dimana

Soal makanan, mereka juga ga pilih-pilih, intinya kembali ke prinsip backpacker 1, MURAH. Banyakin nasinya, habis perkara, yang penting utamakan kenyang.

Prinsip Backpacker 4 : 
Makan untuk hidup, udah cukup itu doang

Penampilan juga nggak terlalu mereka pedulikan. Namun ada beberapa perlengkapan wajib seperti, sleeping bag & matras, tas carrier, tas daypack, sepatu lapangan, ataupun celana cargo. Barang-barang ini bukan kemewahan buat para backpacker. Justru membeli barang-barang ini seperti layaknya investasi karena akan sangat menunjang kegiatan backpacking mereka nanti.